Archive for April 2017

BeritaLegendaQQ - Pilgub DKI putaran dua yang digelar hari ini bakal menentukan siapa pemimpin DKI Jakarta lima tahun ke depan. Banyak pihak berharap siapa pun yang menang di Pilgub DKI putaran dua itu tidak akan jumawa, pun yang kalah tidak marah.
Wapres RI ke-11 Boediono mengutip sebuah pesan jelang Pilgub DKI putaran dua. Pesan itu secara sederhana mengimbau agar kedua kandidat dapat menerima apapun hasil Pilgub DKI, menang ataupun kalah.
"Hari ini saya teringat lagi pesan spanduk yang bijak itu: SING MENANG OJO UMUK, SING KALAH OJO NGAMUK (yang menang jangan sombong, yang kalah jangan marah)," demikian kata Boediono lewat twitternya, Selasa (18/4) kemarin.
Hari ini pesan yang sama di retweet oleh aktivis perempuan yang sekarang menjadi salah satu Deputi Kepala Staf Kepresidenan, Jaleswari Pramodhawardani. Ia juga mengunggah pesan bijak itu di akun Facebooknya.
"Teringat kutipan kata-kata bijak yang pas untuk hari ini, sing menang ojo umuk, sing kalah ojo ngamuk," kata Jaleswari lewat akun Facebooknya, Rabu (19/4/2017).
Imbauan senada sebenarnya juga sudah muncul dari Senayan. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan melontarkan pesan damai serupa. Intinya agar pemenang maupun yang kalah di Pilgub DKI putaran dua ini haruslah legowo.
"Kami berharap, mengimbau, sungguh pun ada para pendukung dari dua cagub, semuanya besok dalam pesta demokrasi memilih cagub DKI putaran dua bisa berjalan aman dan tertib. Kita jaga bersama dari semua pihak, termasuk penyelenggara pemilu, KPUD DKI bekerja profesional dan adil, Bawaslu DKI bisa bertugas sebagai wasit, pengawas. Penyelenggara pemilu harus netral juga," ujar Taufik saat dihubungi detikcom, Selasa (18/4/2017).
Waketum PAN ini menyadari dinamika politik di Pilgub DKI cukup panas. Namun, kata Taufik, itu bukan menjadi alasan bagi semua pihak melupakan perdamaian bangsa. Para kandidat harus menunjukkan sikap ksatria.
"Sebagai pimpinan DPR, kami hanya bisa mengimbau, siapa pun yang terpilih, yang menang tentu jangan jemawa, jangan euforia berlebihan. Bisa menang dengan sportif. Lalu yang kalah juga bisa legawa. Tentu sepanjang semua pihak, penyelenggara pemilu dan seluruh para pendukung, harus melaksanakan ketertiban bersama-sama," tuturnya.
Sing Menang Ojo Umuk, Sing Kalah Ojo Ngamuk
LiputanLegendaQQ - Di saat sesi bercinta sedang panas-panasnya, tiba-tiba Anda atau pasangan terjatuh dari ranjang. Mungkin Anda juga pernah terantuk sesuatu.
Mood bercinta pun jadi rusak karena kejadian tersebut.
Anda tidak sendiri karena ternyata banyak pasangan yang pernah mengalaminya juga.
Superdrug Online Doctor melakukan penelitian terhadap 2.000 responden yang tersebar di Amerika Serikat dan Eropa untuk mengungkap pengalaman memalukan yang pernah mereka alami saat bercinta.
Apa saja?
Dari daftar yang dilansir dari Women's Health Magazine, kram otot menduduki urutan teratas. Sebanyak 13,3 persen responden mengaku pernah mengalaminya kala berhubungan intim.
Berada di posisi kedua dan ketiga adalah lupa menutup jendela dan sesi bercinta yang hanya bertahan beberapa menit. Kejadian itu sama-sama dialami 11,3 persen responden.
Sementara itu, 9,9 persen responden pernah terpentok sesuatu dan 6 persen responden bahkan terjatuh dari tempat tidur.
Ada juga momen ranjang patah yang dialami 5 persen responden. Lalu 3,5 responden mengaku pernah tanpa sengaja mencium ketiak pasangan saking bergairahnya.
Riset tersebut juga mengungkap momen memalukan yang kerap terjadi saat berhubungan intim berdasarkan negara. Tersingkap, kram otot umum terjadi di AS, Inggris, Prancis, Italia, dan Romania. Adapun negara Kroasia dominan dengan kejadian 'mengompol' saat bercinta.
